Pemerintah Kabupaten Jember secara resmi melepas keberangkatan sekitar 2.000 Jemaah Calon Haji (JCH) musim haji 1447 H/2026 M. Acara pelepasan sekaligus doa bersama yang diinisiasi oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) ini dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., di Gedung Balai Serbaguna, Senin (4/5/2026). Pelepasan ini menjadi puncak dari serangkaian persiapan matang lintas sektor guna memastikan kelancaran ibadah para jemaah, yang tercatat sebagai jumlah terbanyak di Provinsi Jawa Timur tahun ini.
Kegiatan yang berlangsung khidmat sejak pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Kementerian Agama, serta ribuan jemaah beserta keluarga. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan ditutup dengan prosesi simbolis pelepasan serta doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat.
Dukungan Spiritual dan Pesan Kebangsaan
Dalam arahannya, Bupati Jember yang akrab disapa Gus Fawait menekankan bahwa ibadah haji menuntut kesiapan ganda, yakni kekuatan rohani dan kondisi fisik yang prima. Hal ini menjadi sangat penting mengingat rangkaian ibadah di Tanah Suci cukup panjang dan menguras tenaga. Terlebih, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jember, Nur Sholeh, S.Pd., M.Pd.I., melaporkan bahwa terdapat sekitar 350 jemaah asal Jember yang masuk dalam kategori risiko tinggi (risti).
Selain menjaga kesehatan jasmani dan menjadi duta daerah yang mencerminkan akhlak mulia, Bupati Fawait juga menitipkan pesan kebangsaan kepada para jemaah. Ia mengajak seluruh JCH untuk mendoakan keselamatan bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Jember, agar senantiasa aman, damai, dan kondusif.
Secara khusus, Bupati juga meminta doa untuk Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar terus diberikan kekuatan dalam memimpin negara di tengah tekanan global. “Kita mengetahui bahwa banyak negara saat ini mengalami krisis global akibat eskalasi di Timur Tengah. Namun Indonesia mampu bertahan, bahkan harga BBM bersubsidi tetap stabil dan masih dapat dinikmati masyarakat,” jelas Gus Fawait.
Sinergi Lintas Sektor untuk Pelayanan Optimal
Kesuksesan seremoni pelepasan ini tidak lepas dari koordinasi intensif yang telah dibangun sebelumnya. Kepala Bagian Kesra Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, S.STP., M.Si., menyatakan bahwa pelayanan terbaik telah dipersiapkan dari tahap persiapan hingga keberangkatan.
Pada Selasa (28/4/2026) sebelumnya, Pemkab Jember telah menggelar rapat koordinasi (rakor) pemantapan yang melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub), Kepolisian, dan Dinas Kesehatan (Dinkes). Sinergi ini memastikan kelayakan operasional seluruh armada transportasi, kesehatan para pengemudi, kesiapan tim medis pendamping, hingga rekayasa lalu lintas agar proses pemberangkatan berjalan aman tanpa kendala kepadatan kendaraan.
Kesiapan Matang hingga Tingkat Kecamatan
Fokus pelayanan jemaah haji tidak hanya terpusat di tingkat kabupaten, tetapi juga dipastikan hingga ke tingkat kecamatan. Di Kecamatan Kencong, rakor persiapan telah mematangkan skema pemberangkatan bagi 373 jemaah yang didukung oleh 9 armada bus. Pemberangkatan dari Kencong dijadwalkan pada 14 Mei 2026, yang diawali dengan pengumpulan jemaah di pondok pesantren setempat sebelum bertolak ke Tanggul dengan pengawalan ketat aparat keamanan dan fasilitas ambulans. Tokoh masyarakat Kencong, KH. Ghonim Jauhari, menegaskan bahwa kesuksesan pemberangkatan ini adalah kebanggaan bersama yang harus dijaga dengan semangat gotong royong.
Kesiapan serupa juga dipastikan oleh wilayah jangkauan Kecamatan Balung, Puger, dan Wuluhan. Melalui rakor lintas sektor yang dipimpin oleh Camat Balung, Agus Sucahyo, S.Sos., pada Kamis (30/4/2026), seluruh elemen mulai dari Kantor Urusan Agama (KUA), Puskesmas, hingga Koramil dan Polsek telah menyelaraskan teknis pemberangkatan yang dijadwalkan pada 17 Mei 2026. Puskesmas setempat telah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan tahap akhir dan pendampingan obat bagi jemaah lanjut usia, sementara alur keberangkatan telah disimulasikan secara matang.
Melalui kolaborasi solid antara pemerintah kabupaten, kecamatan, instansi terkait, dan dukungan tokoh masyarakat, Pemerintah Kabupaten Jember optimis seluruh proses pemberangkatan hingga kepulangan JCH dapat berjalan lancar. Seluruh jemaah didoakan agar dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, aman, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.







