Optimalkan PAD, Bapenda Jember Padukan Pengendalian Administrasi, Pemutakhiran Data, dan Digitalisasi Pajak

Redaksi | News
oleh

Jember.Kliksuarabaya- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jember terus menggencarkan langkah strategis guna mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Pada pertengahan Juni 2026, upaya komprehensif ini diwujudkan melalui tiga agenda utama: pengendalian Pajak Reklame Tetap, pemutakhiran data Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) berbasis geospasial, hingga perluasan inovasi digitalisasi melalui pemasangan aplikasi Jatim Tax di berbagai sektor usaha.

Rangkaian kegiatan yang menyasar berbagai wilayah dan objek pajak di Kabupaten Jember ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan tata kelola perpajakan yang lebih modern, akurat, transparan, dan akuntabel.

Pendekatan Persuasif dalam Pengendalian Pajak Reklame

Bidang Pengendalian Pajak dan Retribusi Daerah Bapenda Jember menyasar sejumlah apotek pada Senin (15/6/2026). Kegiatan ini difokuskan pada pendataan, verifikasi, serta pemeriksaan kelengkapan dokumen administrasi dan status pembayaran Pajak Reklame Tetap, seperti layar LED, videotron, maupun billboard. Bagi penyelenggara reklame yang belum melunasi kewajibannya, petugas langsung memberikan surat pemberitahuan dan pembinaan agar terhindar dari tumpukan piutang pajak.

Kepala Subbidang Pengendalian Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Bapenda Kabupaten Jember, Elli Andriyani, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan ini lebih mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. Tujuannya adalah untuk memastikan wajib pajak memahami kewajibannya secara tertib, mengingat kontribusi pajak daerah sangat krusial dalam mendukung pembangunan dan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Jember.

Pemutakhiran Data PBB-P2 Berbasis Geospasial

Pada hari yang sama, Bapenda Jember juga menerjunkan tenaga surveyor untuk memutakhirkan data objek PBB-P2. Peninjauan lapangan ini dipusatkan di kawasan Perumahan Mahkota Raya Antirogo dan Perumahan Puri Bunga Nirwana guna mencocokkan spesifikasi objek pajak dengan data aktual di aplikasi perpajakan Bapenda.

Tidak sekadar mendata ulang, para petugas turut mengintegrasikan Nomor Objek Pajak (NOP) ke dalam sistem informasi geospasial (peta digital). Terkait hal tersebut, Kasubbid Pendataan dan Pelayanan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Fitri Hartamti, S.E., menjelaskan bahwa pemutakhiran data merupakan langkah mendasar untuk meningkatkan validitas basis data perpajakan. Diintegrasikannya data ke dalam sistem digital diharapkan mampu menjadikan pelayanan kepada masyarakat jauh lebih efektif, akurat, dan transparan.

Perluasan Digitalisasi PBJT Melalui Jatim Tax

Transformasi perpajakan Bapenda Jember semakin diperkuat melalui inovasi digital untuk objek Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT). Pada Rabu (17/6/2026), tim Bapenda memasang dan menyosialisasikan aplikasi “Jatim Tax” di dua lokasi, yakni Jember Mini Zoo (sektor hiburan) dan Fujiyama Sushi (sektor restoran). Inovasi yang lahir dari kolaborasi bersama Bank Jatim ini dirancang untuk mencatat transaksi secara otomatis dan terintegrasi, sehingga penghitungan dan pelaporan pajak dapat dipantau secara real-time.

Staf Bapenda Kabupaten Jember, Iskandar, yang turut mendampingi proses instalasi, memaparkan bahwa digitalisasi ini tidak hanya mempermudah pengawasan oleh pemerintah, tetapi juga meringankan beban administrasi wajib pajak. Manfaat nyata ini diakui langsung oleh Oca, salah satu karyawan Fujiyama Sushi. Menurutnya, Jatim Tax sangat membantu menyederhanakan proses pelaporan pajak yang sebelumnya dilakukan secara manual, sekaligus memberikan rasa aman karena transparansi sistem pendataannya.

Sinergi program yang dijalankan oleh Bapenda Kabupaten Jember—mulai dari penertiban langsung di lapangan, penguatan basis data digital, hingga penyediaan aplikasi pembayaran modern—membuktikan keseriusan pemerintah dalam membangun tata kelola pajak daerah yang profesional. Melalui kemudahan layanan dan ketertiban administrasi ini, diharapkan kesadaran wajib pajak akan semakin meningkat, sehingga target Pendapatan Asli Daerah dapat tercapai maksimal demi keberlanjutan roda pembangunan di Kabupaten Jember.

No More Posts Available.

No more pages to load.